07/06/2011

Retirement


There. I was the tourism ambassador of Yogyakarta since 2009. I was on duty for 2 years and now I (finally) have my retirement. Nggak gampang juga jadi duta wisata, yang di Yogyakarta disebut sebagai Dimas Diajeng, walaupun bisa dibilang sangat menyenangkan. Saya dapat banyak pengalaman seru bertugas di beberapa kota di Indonesia. Kota terjauh adalah Batam, saya dan empat teman duta wisata lainnya bertugas di Pameran Potensi Pariwisata yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Batam pada tahun 2009. Kalau nggak salah kami bertugas disana selama 3 hari. Dua hari untuk pameran, sehari untuk one day trip ke Singapura. It was fun. Apalagi pengalaman kami di Harbor Bay yang (katanya) jadi tempat nongkrong AGB (Anak Gaul Batam). Suasananya sama sekali jauh dari harapan kami. Ternyata gaulnya anak muda di Batam susah ditebak.

Selanjutnya saya sempat tugas ke Jakarta, Solo, dan Makassar. Di Jakarta, saya jadi MC untuk travel dialog antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta dengan pemerintah Kota Jakarta Barat dan penggiat bidang pariwisata disana. Bertemu dengan Abang None Jakarta Barat, plus plesiran museum di Kota.


Di Solo, saya dan Diajeng saya namanya Ratih mendatangi acara pemilihan Putra Putri Solo di tahun 2010. Ketemu sama duta wisata dari daerah lain seperti Cak Ning Surabaya dan Muli Mekhanai Bandar Lampung. Yep, duta wisata di Indonesia ini banyak! Bahkan di kabupaten-kabupaten kecil seperti Klaten, Sragen dan lain-lain memiliki duta wisata masing-masing. Agak susah nyebutin semua duta wisata yang ada di Indonesia secara lengkap.


Anyway, terakhir saya tugas ke Makassar. Kota pelabuhan dengan udara yang panas dan masakan laut yang melimpah. Saya sampai bosan makan ikan laut di Makassar, tapi saya sudah mencoba banyak hal di kota itu seperti pisang epe, Trans Studio, Kopi Tiam Oey, dan Losari yang panasnya amit-amit! Di Makassar ada acara travel dialog (again) antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta dan Makassar. I was nervous, karena udah lama nggak ngomong di depan banyak orang. For the record, saya udah resign dari radio setahun pada saat saya ke Makassar, dan saya udah lamaaaa banget nggak jadi MC. So, there I was, grogi dan lost focus. Untungnya masih teratasi.

Akhirnya sampai juga di pemilihan Dimas Diajeng Kota Yogyakarta 2011. Saya dan Ratih, Dimas Diajeng Kota Yogyakarta 2009, lengser dari jabatan yang sudah kita pegang selama 2 tahun. Penggantinya adalah Syuhada dan Raina. Mereka Dimas Diajeng Kota Yogyakarta 2011. Selama dua tahun ke depan, mereka yang akan mengemban tugas sebagai duta wisata Kota Yogyakarta, tentunya bersama dengan juara lainnya beserta para finalis.

Yaah, agak sedih mengingat apa yang sudah saya dapat dan apa yang sudah saya lalui bersama Dimas Diajeng. Nggak kerasa semuanya udah selesai. I'm back to my daily life with some unfinished business like... skripsi. Yeah, interesting.

No comments:

Post a Comment