The Pop Bible.
Nggak identik sama lampu sih, tapi album di atas bisa jadi 'penerang' pikiran di kala semuanya serba terburu-buru, pas semua terasa buntu. Itu juga dikarenakan album 'Blackout' juga dibikin pas Britney lagi di masa 'kegelapan' dalam hidupnya. Sedang menempuh perceraian dengan Kevin Federline, dan media membesar-besarkan berita bahwa dirinya kehilangan akal sehat. Semuanya kacau.
Yet, she survived. Meski 'Blackout' nggak sesukses album kedua Britney, tapi 'Blackout' justru punya tempat spesial di hati para pendengarnya. Musik yang sassy, tema yang lain daripada yang lain, plus dia bekerjasama dengan produser yang pas untuk image albumnya. Lebih dari itu semua, lewat album di atas merupakan wujud dari pertahanan Britney dari apa yang membuatnya jadi tercemar. Sebelum kemudian menemukan jalan terang, dan akhirnya kembali mencetak album nomer 1. Sampai sekarang, seluruh fans Britney di dunia punya kalimat sakti untuk menyemangati diri sendiri saat dilanda cobaan: "if Britney can make it trough 2007, you can make it through this day."

No comments:
Post a Comment