Selain penyanyinya kece, lagunya juga keren.
Oiya, selamat Hari Pahlawan, ya! Di topik terakhir #SehariMenuliSatu yang digagas sama Swaragama FM dan Dreamland ini, HERO alias swalayan tempat berbelanja kebutuhan bulanan pahlawan (dalam Bahasa Indonesia) jadi topiknya. Pas banget sih bertepatan sama Hari Pahlawan, tapi saya jadi bingung mau nulis apa soal pahlawan ini. Mau ngasih list siapa aja pahlawan nasional yang saya tau, jadinya malah kayak buku sejarah nantinya. Nulis tentang siapa aja yang jadi pahlawan di dalam hidup saya, nanti bakal jadi tulisan menye-menye soal orangtua dan lain sebagainya. Nulis soal guru (yang sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa) juga udah template. Jadi, maafkan kalau saya jadinya nulis random dan muter-muter.
Tadi sih denger pertanyaan temen: "kalau mahasiswa itu masuk ke dalam kategori pahlawan apa ya?"
Mbuh, saya juga bingung, sebelum satu teman lain bilang bahwa mahasiswa itu agents of change. Pahlawan perubahan. Banyak hal yang digerakkan oleh mahasiswa, dan yang paling besar selama saya hidup (dan menjadi saksi secara tidak langsung) adalah agen reformasi yang paling besar di negeri ini. Sejak 1998 hingga sekarang, belum ada gerakan hebat lagi dari para mahasiswa, mungkin belum ada tekanan yang membuat para mahasiswa bergerak. Sejauh ini, sebagian mahasiswa (atau anak muda, lebih tepatnya) bergerilya, atau secara independen membuat perubahan dengan cara yang sangat lembut. Menjadi pengajar di pelosok negeri untuk menjadi pahlawan dalam memerangi kebodohan. Mudah-mudahan di masa yang akan datang, para mahasiswa bisa melakukan gerakan dan menjadi pahlawan perubahan dengan perlawanan yang tidak anarkis, memberikan aksi dan bukti daripada menuntut sana-sini. Menjadi pahlawan yang punya rekam jejak perbuatan.
No comments:
Post a Comment