Jadi ceritanya ada temen yang baru aja dapet offering untuk kerja di luar negeri, setelah sejak beberapa tahun yang lalu dia udah mengusahakan buat pindah ke luar negeri, akhirnya kesempatan itu dateng juga. I am genuinely happy buat dia, akhirnya apa yang dia usahakan dan dia impikan tercapai, dan tentunya terlepas dari beban pekerjaan yang nggak dia suka.
Di sisi lain saya agak sedih, karena akan ditinggal jauh sama salah satu temen deket. Temen dari jaman kuliah di Jogja, temen main kesana-kemari keluar kota, temen sambat sama hidup yang gitu-gitu aja, temen baik yang akhirnya bisa buka lembaran baru, lembaran yang semoga lebih indah dari yang sebelumnya.
Sekitar tahun 2021 saya juga melepas teman untuk pindah ke luar negeri, ikut suaminya. Sebelumnya, saya lupa tahun berapa, saya juga melepas teman untuk merantau. Pasti bukan pilihan yang mudah untuk pindah, meninggalkan semua yang akrab di telinga kita untuk sesuatu yang belum tentu kita suka. Tapi dewasa bukan hanya soal suka atau tidak, tapi soal bagaimana mendapatkan kehidupan yang lebih baik ketika yang dimiliki sekarang tak sesuai dengan hati nurani. Adaptasi itu masalah gampang, manusia akan bisa menyesuaikan diri bagaimanapun situasinya, kecuali memang takdir yang berkata lain.
Mungkin saya nggak suka perpisahan. Ada hal sendu yang nggak bisa diungkapkan pas kita berpisah dengan orang-orang yang sering kita temui, apalagi selalu ada sehari-hari. Saya tahu kami akan bertemu kembali, meski nggak bisa memperkirakan kapan hal itu akan terjadi.
Kepada teman-teman baikku yang saat ini sedang jauh, I miss you! Untuk teman baikku yang akan memulai petualangannya di tanah yang baru, good luck and I will be missing you!

