06/08/2013

Who Would You Hire?

Halo, selamat malam! Yes, saya nilis ini malam-malam, dan akhirnya menulis lagi setelah sekian lama blog ini nggak diurusin. Ngurusin hidup aja susah, apalagi ditambah sama ngurusin blog.

Postingan kali ini terinspirasi dari obrolan iseng sama Iyan, Stella dan Daniel. Once kami lagi ngumpul dan munculah pertanyaan random ini: siapakah produser yang bakal kamu hire kalo kamu mau bikin album? Nama-nama yang muncul di kepala adalah orang-orang ngetop di dunia yang ngebantuin penyanyi-penyanyi kelas dunia kayak Adele, Britney Spears, Christina Aguilera, Beyonce, dan lain-lain.

Stella langsung jawab Ryan Tedder, salah satu produser dan frontman One Republic ini emang jago bikin lagu enak. Kelly Clarkson dan Beyonce adalah salah dua dari banyak nama yang pernah bekerjasama dengan Ryan Tedder. Selain itu, Stella juga nyebut nama Danny O'Donoghue, vokalis The Script, band favorit-nya Stella.

Kalo Iyan? Saya nggak begitu inget dia jawab apa, tapi ada nama Linda Perry yang kesebut. Yah, wajar sih, dia doyan banget sama lagu-lagunya Christina Aguilera, makanya pengen diproduserin Linda Perry. Nah, kalo saya?

1. Dr. Luke
Yep, the man behind a lot of chart topper singles like Hold It Against Me by Britney Spears, Katy Perry's California Gurls, dan beberapa lagu yang dibawain sama Ke$ha. Banyak yang bilang kalo dia yang punya andil besar buat kesuksesan Katy Perry dan Ke$ha.
He's a big deal, Kelly Clarkson juga dibikinin lagu sama dia dari awal kemunculannya. Clarkson sempet dianggap gagal di album ketiga (My December) karena lebih memilih buat kerja bareng band-nya ketimbang para produser yang udah bantuin dia di album sebelumnya. Disuruh untuk merekam musik yang lebih mainstream tapi nggak mau, jadi flop deh albumnya. Mainstream nggak selamanya buruk, kan? Jadi, Dr. Luke is definitely my first call pas saya mau bikin album, yah beberapa lagu aja lah yang diproduserin, irit budget juga kali kalo diproduserin dia semua bisa mahal biayanya.

2. Max Martin
Yang ini juga temen baiknya Britney nih, dari album 1 sampe album terakhir kayaknya Brit nggak bisa lepas dari produser asal Swedia ini. Jagoannya lagu pop, selain Britney, Backstreet Boys dan NSync juga dibantuin sama Martin. Bisa dibilang, dia bisa ngikutin perkembangan jaman tanpa lepas dari ciri khas pop yang ngetop di akhir tahun 90-an.
Mainstream lagi? Gapapa lah, jualan gitu! Ngerilis album internasional biayanya nggak dikit, jadi kenapa pilih produser yang nggak bisa bikin album laku?

3. Paul Epworth
Biar nggak mainstream-mainstream amat, ya masukin satu nama ini lah di jajaran produser, biar punya lagu-lagu ballad ala Adele yang bisa dirilis kalo ternyata lagu-lagu dancey ala Dr. Luke atau Max Martin nggak laku di pasaran.
Adele aja bisa bikin orang-orang eneg sama Someone Like You saking seringnya diputer dimana-mana, masa sih saya nggak bisa? Hahahaha.

4. Ester Dean
Bukan produser sih, tapi lebih ke penulis lagu. Biar ada esensi seksi dan sultry, boleh lah masukin satu atau dua lagu ciptaan Ester Dean dalam album.

Yep, itu dia khayal-khayal siapa yang bakal saya hire kalo saya mau bikin album. Beberapa produser ngetop dan mudah-mudahan bisa bantu karir internasional saya. Amin.
Anyway, kenapa nggak pilih Timbaland? Hmm... don't know, just don't feel like it.

No comments:

Post a Comment