05/06/2015

GAC Album Appreciation

Tulisan ini dibikin di panasnya Depok dan suasana hati yang tadinya kacau gara-gara kartu debit hilang entah kemana. Ngebayangin urusan panjang setelah hilangnya kartu debit bikin saya menyesal jadi orang dewasa. Yap, saya mengeluh. Bodo amat.

Tapi semuanya membaik setelah dengerin album Indonesia terbaik 2015 sejauh ini:

Di internet, cuma ada image di atas. Image yang cuma setengah. :|

Gamaliel Audrey Cantika - Stronger. Rilisnya Mei 2015, tapi saya baru purchase tanggal 04 Juni 2015, setelah baca review yang semuanya positif. Menilai dari album pertama yang konsepnya masih jadi pertanyaan buat saya (masing-masing personil punya lagu sendiri, dan sisanya ada yang nyanyi berdua atau bertiga), terus saya mikir kalau album kedua sajiannya paling juga sama. Ada lagu yang dinyanyiin berdua, bertiga, dan sendirian. Kenyataannya bener, ada lagu yang dinyanyiin sendiri-sendiri, tapi ego mereka sebagai grup udah berkurang karena sisanya dinyanyiin bertiga. Singkatnya, saya dengerin Stronger, dan hasilnya langsung suka! Album pop Indonesia terbaik 2015 sejauh ini.

Okelah masih ada tiga lagu yang dibawain sendiri-sendiri, tapi itu jauh lebih baik ketimbang yang ngaku-ngakunya grup tapi yang nyanyi cuma satu orang di semua lagu, padahal nama penyanyinya ngambil nama grup. Gara-gara skill masing-masing personil sama rata kali ya, jadi apa yang bisa diberikan oleh grup ini di atas rata-rata.
Anyway, sophomore album biasanya jadi tolak ukur seorang musisi. Apakah dia adalah musisi yang bisa bikin ekpektasi orang lain terpenuhi, atau dia adalah musisi yang bikin memenuhi ekspektasi semua pihak? Baik orang lain, dan si musisi itu sendiri. Hasilnya, GAC berhasil bikin Stronger jadi album yang layak diperhitungkan. Bukti bahwa mereka nggak stirred by some particular jerk yang bilang kalau: "susah mau jual musik kayak gini, dibikin lebih 'menjual' gimana?". Secara keseluruhan, Stronger adalah bentuk GAC yang lebih dewasa, dan bukti kalau skill mereka berkembang. 

Yuk saya mau bahas lagu-lagu mereka di album Stronger satu per satu!
  1. BAHAGIA Emang lead single material. Gampang dinyanyiin, walau pelafalan sebagian lirik terdengar samar-samar, terutama bagiannya Gamaliel. Sesuai sama judulnya, musiknya bikin bahagia. Gamaliel nge-rap lagi! Komposisi yang asik, apalagi didengerin sambil ngumpul sama temen-temen, atau di perjalanan mau piknik.
  2. KAMU Audrey is back! Lebih dewasa, lebih mampu mengeksplorasi vokalnya lebih jauh. Sedikiiiiit lagi, mungkin bisa lebih jauh sedikiiiiiit lagi. Lagu yang bisa aja dibawain sama Dewi Sandra sebelum pakai jilbab, atau dinyanyiin sama penyanyi perempuan lain, tapi hasilnya pasti nggak secantik Audrey. I'm in love with you, girl.
  3. GOOOO Solid. Lagunya rapi, masing-masing punya bagiannya. Mungkin biar nggak bosen, biar nggak 'nyanyi bareng' melulu, jadi dibagi-bagi. Aransemen yang dance-able banget, dan lagu yang emang cocok didengerin pas lagi party dan pengen joget sassy gitu.
  4. CINTA Nah ini, awalnya tuh kayak lagu apaaaaaa gitu, I can't remember but I know. Bukan nadanya, cuma sound-nya aja. Ada kesan Timbaland-ish pas bagian chorus. Secara beat, ini lagu cocok lah kalau mau didengerin pas lagi pacaran, atau pas mau bercinta. Muehehehe.
  5. I WANT YOU Welcome to the darker side of GAC, kalo dari sepemahaman saya sih ini lagu soal jatuh cinta sampe terobsesi. Secara nggak ada layanan lirik lagu online buat lagu-lagu baru rilis, jadi saya nggak bisa tau betul liriknya kayak gimana. Could be wrong, fuck it, I love the song. I Want Chu U-u-u- U-u.
  6. NEVER LEAVE YA Sound pembukanya asik banget! Setelah beat-nya masuk, saya bisa masukin lagu ini ke playlist 'Summer Anthem' ya walaupun Indonesia nggak punya summer, adanya dry season (coba dicamkan ya, Indonesians!). The Sassy Audrey muncul lagi di lagu ini, setelah sebelumnya muncul di 'Jangan Parkir', plus lagu ini punya hook yang bikin terngiang-ngiang: 'Never leave, I'm never gonna leave ya. Never leave, I'm never gonna leave ya. Never leave, you know I'll never leave ya!' addictive banget!
  7. TERBANG Lagu yang dinyanyiin solo oleh Gamaliel. Kesan pertama setelah verse 1: Craig David-ish, abis masuk chorus: Usher-ish. Abis dengerin lagu secara keseluruhan, kamu yang suka Bayu Risa mungkin bakal seneng sama lagu ini juga. Skill-nya Gamaliel itu lho, makannya apaan sih? Liriknya menarik: 'Ke angkasa kita terikat cinta di Neptunus". I mean, why Neptune? It's not like, the greatest couple on earth was married in Neptune. Or, is there an ancient myth about love and Neptune? I don't care, it's catchy.
  8. STRONGER Beat yang dipake buat lagu ini likeable. Contoh lagu-lagu sukses yang sampling-nya sama: Sia - Chandelier, Taylor Swift - Blank Space, Ellie Goulding - Love Me Like You Do. Ya tapi sama aja, kalo dipakenya asal-asalan, jadinya lagu alay. Beruntung GAC yang bikin, jadi anthemic. Nggak terlalu banyak 'sirkus vokal' di lagu ini, tapi nggak mengurangi lagu yang maknanya luas daripada sekedar diputusin terus berusaha buat jadi lebih kuat. Yeay!
  9. BERHENTI Oh Cantika, angelic voice yang paaaaaaas banget bawain lagu slow begini. Cuma diiringi piano, tapi nggak membosankan. Nggak kayak Raisa yang makin lama jadi membosankan, dengan lagu-lagunya yang... well... anyway, great execution! Apalagi ending-nya yang dramatis. 
  10. UNTUK INDONESIA Finally, satu lagu lagi yang bisa kamu dengerin pas tanggal 17 Agustus nanti. Atau Hari Kebangkitan Nasional. Atau Hari Sumpah Pemuda. Atau pas akhirnya semua pemuda di Indonesia sadar kalau yang paling penting di dunia ini bukan cuma hidupnya dan kisah cintanya masing-masing. Oh my, the song! Harmonisasinya bukan main. Sound yang bisa jadi ada di albumnya Katy Perry, tapi nggak mungkin bisa dinyanyiin Katy Perry. PADA MAKAN APA SIH BISA PUNYA BAKAT KAYAK GITU?
Sebagai musisi Indonesia, GAC beruntung Sony Music mau bikinin mereka album dan mengedarkannya. Secara, label kan prinsipnya 'bikin apa yang laku dijual' ke banyak orang. Lagu-lagu yang dibawain GAC bukan lagu-lagu yang didengerin orang-orang yang rajin beli CD/kaset di toko musik, bukan juga lagu yang bisa diterima semua pemilik smartphone yang udah kayak kacang goreng. Sementara, iTunes masih didominasi sama lagu-lagu yang sering diputer di Prambors/JAK/GEN, radio yang playlist-nya itu-itu aja, dan Raisa yang udah kemakan doktrin 'the slower the song, the better' setelah kenal Yovie Widianto. Melihat faktor-faktor itu, GAC adalah grup yang berani bikin musik yang mereka suka, musik yang bagus, dan musik yang bikin orang lain juga suka. Saya salah satu penggemar.

Asal... jangan malas bikin video klip ya. Lempar single, tapi video yang muncul di YouTube itu adalah video kalian menyanyikan lagu orang lain itu semacam nggak bertanggungjawab sama musik sendiri. Bravo, GAC! Selamat buat album keduanya!

No comments:

Post a Comment